Rabu, November 04, 2009

Pindah rumah

Setelah hampir 2 tahun menetap di area Jakarta Selatan, kami memutuskan untuk pindah ke pinggiran kota. Keputusan pindah ini sebenarnya sih bukan keputusan mendadak tapi memang awalnya gak terpikir kalo bakal pindah secepat ini. Mungkin pas kebetulan rumah yang diminati ketemu juga pada akhirnya.
Sampai sekarang kami masih menyesuaikan diri, terutama dengan jarak tempuh dan waktu antara rumah & kantor. Sangat terasa jauhnya dibanding waktu kami masih di area yang dekat dengan kantor. Aku yang dulu biasanya bangun pagi dengan santai & masih sempat nonton acara gosip2 di tv, sekarang sudah melewatkan semua kegiatan itu. Tetap bangun pagi seperti biasa tapi yang jelas harus lebih awal lagi... hehehe... Masih agak susah nge-buka mata sampai sekarang, tapi pasti bakalan terbiasa kok...
Tapi dengan pindahnya kami ke rumah yang sekarang, kehidupan sepertinya jadi jauh lebih tenang. Tempat yang kami tinggali dulu memang di tengah kota, tapi tempat satu dengan yang lain saling berhimpitan. Kebetulan jalan kecil yang menuju ke tempat kontrakan di belakang rumah kami persis melewati posisi samping kamar tidur kami. Kebayang kan kalo malam hari, orang2 yang lalu lalang naik motor disitu gak matiin mesinnya? Atau anak2 muda yang pacaran, telpon2an dengan pacarnya trus nongkrong di samping kamar dengan suara yang cekakak-cekikik. Atau anak balitanya si tetangga yang nangis2 di sebelah kamar. Belum ditambah lagi mereka yang tiap malam nongkrong di teras depan rumah, yang katanya (entahlah) jaga keamanan lingkungan di sana tapi dengan suara yang sangat mengganggu & musik yang keras dari handsetnya. Oh my God!
Kami sangat menolerir & menghormati semua kegiatan yang berhubungan dengan kerukuntetanggaan. Tapi kalo semua kegiatan dilakukan setiap malam, sementara kami masih harus kerja di pagi harinya, wow... rasanya toleransi pasti ada batasnya.
Mengharapkan orang lain berubah seperti yang kita harapkan, pasti membutuhkan tenaga ekstra. Dan kami tidak mempunyai tenaga yang lebih besar untuk mengubah mereka semua. Satu2nya jalan ya mencari tempat lain dimana kami bisa hidup dengan tenang dan sesuai dengan keinginan kami. Mungkin kelihatan pesimis, tapi kami butuh tenaga ekstra kami buat membangun hidup kami lebih dulu.
Di rumah yang sekarang, mudah2an hidup kami jadi lebih baik. Terutama bisa lebih tenang. Masih ada kekurangan satu atau dua, tapi aku yakin, pasti bisa dibenahi sedikit2. Jadi sekarang.. semangat! Bangun subuh2? Syapa takut?! ;p
(Bunda)

Tidak ada komentar: